Artikel ini membahas:
- Berbagai tujuan penggunaan kopling pipa
- Penyegelan sambungan
- Perkembangan terkait standardisasi kopling pipa baru
Para ahli Dinnissen Process Technology siap menjawab semua pertanyaan Anda:
Hubungi Juul Jenneskens 077 467 3555
Tujuan penggunaan kopling pipa
Kopling pipa digunakan untuk menghubungkan berbagai elemen dalam peralatan. Kopling pipa juga memberikan kemudahan dalam pemeliharaan dan penggantian komponen. Selain itu, peralatan dapat digunakan untuk berbagai tujuan berkat adanya sambungan ini. Dengan kopling pipa, urutan atau jalur aliran produk dapat disesuaikan.
Penyegelan sambungan
Saat membuat sambungan, baik dengan atau tanpa kopling, harus selalu dipastikan bahwa mikroorganisme tidak dapat masuk. Oleh karena itu, sambungan tidak boleh memiliki celah akibat porositas atau kerusakan. Kondisi permukaan pada area penyegelan bagian kopling memainkan peran penting dalam hal ini. Kekasaran permukaan pada area penyegelan tidak boleh lebih dari 0,8 μm Ra (4 μm Rz).
Pada gambar 1 terlihat adanya lembah yang jelas. Area ini dapat menjadi tempat melekatnya bakteri, meskipun tekstur permukaan secara keseluruhan rata. Oleh karena itu, lembah ini harus diisi sebaik mungkin dengan segel yang dapat mencegah masuknya mikroorganisme. Untuk segel semacam ini, sering digunakan gasket karet dengan tekanan kontak minimum 1,5 N/mm². Karet tersebut harus memiliki kekerasan 70° Shore A, seperti yang ditunjukkan pada gambar 2. Jika karet dikompresi dengan cukup dan gasket kehilangan 15% dari ketebalannya, tekanan kontak yang dihasilkan adalah 1,5 N/mm².

Koneksi pipa yang dapat dipertukarkan
Gasket karet dengan tekanan kontak minimum 1,5 N/mm² sering digunakan untuk penyegelan.
Perkembangan terkait kopling pipa baru
Kopling pipa yang banyak digunakan saat ini berada di bawah tekanan besar. Kondisi proses yang semakin berkembang menuntut persyaratan yang lebih tinggi, sebagian berkat inovasi produk dan metode proses baru. Fakta bahwa kopling hampir mencapai batas kemampuannya menciptakan risiko yang semakin tinggi terhadap masalah higienis dan mekanis. Oleh karena itu, versi kopling pipa yang lebih baik kini sedang dirancang. Hal ini telah menghasilkan banyak jenis sambungan yang berbeda. Hampir setiap produsen peralatan utama telah mengembangkan sambungan mereka sendiri. Akibatnya, sambungan ini tidak lagi dapat digunakan secara universal. Selain itu, biaya untuk sambungan juga meningkat. Untuk mengatasi hal ini, European Hygienic Engineering and Design Group (EHEDG) telah membentuk kelompok kerja "Pipe Couplings". Kelompok kerja ini akan fokus pada masalah ini dan merumuskan pedoman baru. Kelompok kerja ini bekerja sama dengan D.I.N. Normenausschuss Armaturen, karena industri Jerman juga memiliki persyaratan kopling yang harus memenuhi standar yang sangat tinggi. Bersama-sama, mereka telah memulai prosedur Standard Proposal untuk dua jenis gasket: profile gasket yang dirancang oleh APV dan O-ring gasket yang dirancang oleh Tuchenhagen. Kedua versi ini dirancang untuk kopling sekrup dan kopling flensa. Harapannya adalah bahwa standar ini akan menjadi dasar bagi Standar Eropa yang baru. Standar ini bertujuan untuk, pertama, mengurangi jumlah jenis kopling yang berbeda di pasar, dan kedua, menjamin kopling yang aman dari sudut pandang mekanis dan higienis.

Nama: Juul Jenneskens
Penasihat
Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memiliki pertanyaan mengenai topik ini. Saya dan rekan-rekan saya siap membantu Anda!
Hubungi Juul Jenneskens 077 467 3555 [email protected]
Apakah Anda ingin meminta konsultasi langsung?