Teknologi penyaringan dengan bantuan ultrasonik untuk bubuk, partikel, dan butiran.

Artikel ini akan membahas:

  • Prinsip penyaringan
  • Fungsi optimal dek ayakan
  • Penggunaan ultrasonikasi

Para ahli Dinnissen Process Technology siap menjawab semua pertanyaan Anda:

Hubungi Juul Jenneskens 077 467 3555


Prinsip penyaringan

Ayakan adalah alat yang digunakan untuk memisahkan campuran bubuk, partikel, atau butiran berdasarkan ukuran butirannya. Ayakan juga dapat digunakan untuk memisahkan partikel padat dari cairan. Efek pemisahan pada ayakan didasarkan pada pelat dengan lubang berdiameter tertentu. Dari campuran partikel besar dan kecil yang ditempatkan di atas pelat ayakan, partikel kecil akan melewati lubang-lubang tersebut, sementara partikel besar akan tertahan oleh pelat ayakan. Apa yang melewati atau tertahan pada pelat ayakan ditentukan oleh ukuran partikel yang lebih besar atau lebih kecil dari lubang pada pelat ayakan.

Operasi optimal dari dek ayakan

Berbagai jenis mesin ayakan digunakan dalam industri, beberapa di antaranya dibahas dalam artikel “Penyaringan bubuk, partikel, dan butiran”. Dek ayakan, tempat material yang akan dipisahkan ditempatkan, merupakan bagian utama dari mesin ayakan. Operasi optimal dari dek ayakan bergantung pada berbagai faktor, termasuk sifat material yang akan dipisahkan, getaran yang diberikan pada dek ayakan, dan jumlah campuran yang dimasukkan per satuan waktu.

Selama proses penyaringan, lubang ayakan dapat tersumbat sebagian atau sepenuhnya. Akibatnya, beberapa butiran kecil tetap berada di atas dek ayakan bersama dengan komponen yang lebih kasar, sehingga pemisahan tidak optimal. Selain itu, karena sifat fisik butiran dalam campuran, partikel kecil dapat terjebak di antara partikel yang lebih besar. Hal ini terutama dipengaruhi oleh bentuk butiran dan kohesi antar partikel. Penyaringan ultrasonik sangat cocok untuk memisahkan campuran yang terdiri dari partikel kecil dalam rentang ukuran 20 hingga 1000 μm.

Centrifugal sifter 4

Mesin ayakan yang dapat digerakkan keluar

Dengan bantuan getaran frekuensi tinggi, dimungkinkan untuk mencapai hasil pengayakan yang lebih optimal. Terutama untuk pengayakan partikel kecil, teknik ini memberikan efisiensi yang tinggi

Penggunaan ultrasonikasi

Getaran yang diberikan pada dek ayakan biasanya memiliki frekuensi yang relatif rendah dan amplitudo yang tinggi. Hal ini diperlukan untuk memberikan mobilitas yang cukup bagi butiran dalam campuran dan memastikan bahwa, terutama partikel yang lebih kecil, bergerak menuju dek ayakan dengan kecepatan yang memadai.

Dengan menambahkan getaran ultrasonik ke dek ayakan, pergerakan dek ayakan menjadi lebih merata, sehingga meningkatkan transportasi butiran. Getaran ultrasonik ini juga membantu partikel kecil lebih mudah melewati lubang-lubang pada dek ayakan dan mengurangi gesekan. Dalam praktiknya, penerapan teknik ini terbukti mengurangi risiko penyumbatan.

Getaran ini dihasilkan oleh generator ultrasonik yang mentransmisikan getaran frekuensi tinggi ke dek ayakan melalui batang atau cincin resonator. Karena intensitas getaran pada dek ayakan berkurang secara kuadratis dengan jarak, diperlukan generator ultrasonik dengan daya yang cukup. Selain itu, resonator yang tepat harus dipilih. Untuk dek ayakan berbentuk persegi panjang, dapat digunakan satu atau lebih batang resonator, sedangkan untuk dek ayakan berbentuk bulat, digunakan cincin resonator. Tentunya, lokasi resonator harus dipilih sedemikian rupa sehingga getaran mencapai semua titik pada dek ayakan dengan intensitas yang cukup, serta memiliki sistem pemasangan yang baik untuk menjamin transmisi getaran yang optimal.