Sifat Bubuk Dapat Berubah di Bawah Tekanan Pengaruh tekanan eksternal ini dalam proses industri disebut sebagai kompresibilitas suatu zat. 

Artikel ini membahas:

  • Dua sifat kompresibilitas dan pengemasan yang penting selama penyimpanan en transportasi
  • Perbedaan dalam kompresibilitas
  • Tips untuk mencapai sifat pengemasan yang optimal

Para ahli Dinnissen Process Technology siap menjawab semua pertanyaan Anda:

Hubungi Juul Jenneskens 077 467 3555


Dua Sifat Kompresibilitas dan Pengemasan yang Penting selama Penyimpanan dan Transportasi

Sifat bubuk dapat berubah di bawah tekanan. Pengaruh tekanan eksternal ini dalam proses industri disebut sebagai kompresibilitas suatu zat. Ini adalah salah satu sifat bubuk yang paling penting, karena menunjukkan perubahan volume suatu zat di bawah tekanan tinggi atau rendah. Oleh karena itu, kompresibilitas merupakan indikator penting untuk mengetahui reaksi bubuk selama pemrosesan, penyimpanan, dan transportasi.

Sifat pengemasan bubuk menunjukkan bagaimana partikel bubuk tersusun saat dikemas dalam jumlah besar. Sifat ini dipengaruhi oleh ukuran, distribusi partikel, kompresibilitas, dan bentuk bubuk. Dalam tingkat yang lebih kecil, konsistensi dan muatan permukaan juga dapat memengaruhi sifat pengemasan.

Kompresibilitas dan sifat pengemasan berkontribusi besar terhadap penyimpanan dan transportasi bubuk. Kedua sifat ini secara langsung memengaruhi biaya logistik dalam rantai distribusi. Dalam dunia logistik, perhitungan didasarkan pada berat volume, di mana bobot di bawah batas tertentu dihitung berdasarkan volume untuk menentukan biaya logistik.

Compressibiliteit en verpakkingeigenschappen poeders_Amorfe en kristallijne poeders.jpg

Bubuk amorf dan kristalin

Perbedaan dalam Kompresibilitas

Terdapat perbedaan besar dalam kompresibilitas antara berbagai jenis material. Sebagai contoh, kekerasan, konsistensi, dan kompresibilitas bubuk amorf berbeda dibandingkan dengan bubuk kristalin.

Bubuk kristalin memiliki kepadatan dan kekerasan yang tinggi, sehingga bubuk ini kurang dapat dikompresi di bawah tekanan.

Sebaliknya, bubuk amorf lebih mudah dikompresi. Namun, pada saat yang sama, bubuk ini juga lebih rentan mengalami penggumpalan di bawah tekanan, misalnya di bagian bawah big bags.

Tips untuk Mencapai Sifat Pengemasan yang Maksimal

Ketika ruang antar partikel minimal, partikel tersusun dengan baik, dan sifat pengemasan dianggap optimal. Mengguncang, menjatuhkan, atau memberikan getaran pada bubuk membantu partikel menetap dan mengisi ruang di antara mereka. Efek kompresi sementara ini menciptakan susunan yang lebih baik, yang meningkatkan sifat pengemasan. Hal ini memungkinkan lebih banyak massa dikemas dalam volume yang sama. Jumlah ruang antar partikel biasanya berkurang seiring dengan menurunnya ukuran bubuk. Semakin kecil partikel, semakin mudah mereka mengisi celah kosong. Namun, di atas ukuran tertentu, jumlah ruang antar partikel tetap konstan. Sebaliknya, jika jumlah partikel halus terlalu banyak, semua celah yang tersedia akan terisi, sehingga tidak ada lagi ruang yang dapat dimanfaatkan. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara berbagai ukuran bubuk. Distribusi ukuran bubuk yang baik memastikan jumlah ruang antar partikel seminimal mungkin, sehingga meningkatkan sifat pengemasan.

powder

Alat uji kerapatan tap (tap density tester)

Juul Jenneskens

Nama: Juul Jenneskens
Penasihat

Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memiliki pertanyaan mengenai topik ini. Saya dan rekan-rekan saya siap membantu Anda!

Hubungi Juul Jenneskens 077 467 3555 powtech@dinnissen.nl

Apakah Anda ingin meminta konsultasi langsung?

Distribusi ukuran partikel yang baik memastikan jumlah ruang antar partikel yang minimal, sehingga menghasilkan sifat pengemasan yang optimal.